Tanaman Obat Kumis Kucing

 

Ada dua jenis kumis kucing yang dketahui sampai saat ini yaitu kumis kucing berbunga putih dan berbunga ungu. Namun yang biaa digunakan untuk pengobatan adalah kumis kucing berbunga putih karena produksi dan mutunya lebih baik. Kumis kucing merupakan salah satu tanaman obat yang sudah lama dikenal dan digunakan. Tanaman obat kumis kucing untuk penyakit batu ginjal juga dapat dilakukan, melacarkan pengeluaran urine, mengobati radang kandung kemih dan rheumatic, serta menurunkan kadar glukosa darah. Selain bersifat diuretic, kumis kucing juga dapat digunakan sebagai antibakteri. Menurut beberapa ahli, khasiat kumis kucinh disebabkan adanya zat ortosifonin, saponin, garam alkali terutama kalium (0,6-3,5%) dan sinensetin. Di Indonesia tanaman kumis kucing tumbuh didataran rendah sampai ketinggian tempat 1.000 m diatas permukaan laut (dpl). Kumis kucing menghendaki iklim tropis dengan curah hujan rata-rata 3.000 mm/tahun dan tempat terbuka dengan sinar matahari penuh. Tanah yang paling cocok adalah berstruktur gembur, subur dan banyak mengandung organic.

 

Tanaman obat kumis kucing berupa terna tegak, batang agak persegi, berbulu halus, dan beralur. Daun tunggal, bentuk bulat telur memenjang, berbulu lembut, pinggi daun bergerigi besar-besar, helaian dain berbulu halus yang merupakan rambut kelenjar dan mengandung minyak atsiri. Bunga majemuk, bentuk tandan, muncul dipucuk-pucuk ranting dengan benang sari panjang dan berwarna putih. Akar keluar dari ruas batang dekat tanah. Tanaman ini banyak ditemukan tumbuh liar, baik didataran rendah maupun tinggi dan tidak memerluka persyaratan tumbuh yang sulit. Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah daun atau daun yang bersama rantingnya. Simplisia kumis kucing banyak dijual di toko jamu cina maupun jawa dalam bentuk bahan kering dari daun atau bersama ranting-rantingnya. Secara tradisional daun kumis kucing berkhasiat melarutkan atau menghancurkan batu ginjal dan merangsang keluarnya air seni. Berdasarkan aktivitas yang telah diteliti, daun kumis kucing bersifat diuretic (peluruh air seni), melarutkan batu ginjal, dan antiradang.

 

Kandungan aktif adalan tanaman obat kumis kucing adalah Trimetil-apigenin, eupatorin, tetrametil-luteloin, sinensetin, tetrametil-skutelarein, mio-inositol, dan sapofonis yang merupakan senyawa glikosida saponin khas, dan hanya terkandung dalam daun kumis kucing. Sampai saat ini jandungan yang ada kaitannya dengan aktivitas seksual belum diketahui. Secara khusus tumbuhan ini memang bukan termasuk tumbuh-tumbuhan pembangkit hasrat seksual.

 

Khasiat dari tanaman obat kumis kucing adalah untuk melancarkan kencing dan menghancurkan batu saluran kencing. Untuk mengobati kencing batu atau penyakit batu ginjal , ambil herba kumis kucing lalu direbus hingga airnya mendidih. Setelah dingin, minum airnya tiga kali sehari

 

 


=====================================

>>> Kapsul Kumis Kucing Obat Herbal Alami Membantu Meluruhkan Batu Urine, Mencegah Pengendapan Batu Ginjal Serta Mengatasi Radang Saluran Kemih, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Ciri - Ciri Tanaman Kumis Kucing, Herbal Kumis Kucing, Khasiat Hebat Kumis Kucing and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>