Jual Kapsul Kumis Kucing

Kapsul Kumis Kucing
Obat Herbal Alami
Membantu Meluruhkan Batu Urine, Batu Empedu, Mencegah Pengendapan Batu Ginjal
Serta Mengatasi Radang Saluran Kemih, Anyang Anyangan

No. POM TR 053.348.821

 Mengenal penyakit yang dapat diobati dengan Kumis Kucing, seperti :

a. Batu Ginjal

Batu ginjal yang berada dalam saluran kemih (kalukulus uriner) merupakan perubahan atau perwujudan dari air kemih yang tidak dapat dikeluarkan kemudian membentuk batu yang berada di sepanjang saluran kemih dan dapat menyebabkan nyeri, perdarahan, penyumbatan aliran kemih yang kemudian menimbulkan infeksi di saluran kemih. Batu yang terjadi di saluran kemih ini juga dapat terjadi di dalam organ ginjal maupun di dalam kandung kemih yang membentuk batu kandung kemih. Proses pembentukan batu di saluran kemih, ginjal dan kandung kemih disebut dengan urolitiasis (litiasis renalis, nefrolitiasis).

Batu Ginjal

Batu ginjal yang baru tumbuh kecil umumnya tidak menimbulkan gejala yang dapat dirasakan. Namun batu di dalam kandung kemih ini lambat laun akan menimbulkan gejala seperti nyeri di perut terutama perut bagian bawah. Batu yang terbentuk akan menyumbat ureter, pelvis renalis maupun tubulus renalis yang dapat menyebabkan nyeri punggung atau kolik renalis yang dirasakan sangat nyeri yang kadang hilang dan timbul yang umumnya dirasakan pada bagian antara tulang rusuk dan tulang pinggang yang kemudian menjalar ke perut, daerah kemaluan dan paha bagian dalam atau selangkangan.

Gejala lainnya juga timbul seperti rasa mual ingin muntah, perut bagian bawah yang melembung, timbul demam, menggigil, dan terkadang air kemih yang keluar bercampur dengan darah, sering buang air kecil. Batu yang tersimpan lama dalam ginjal dapat menyebabkan infeksi pada saluran kemih. Semakin lama penyumbatan yang terjadi, maka air kemih akan kembali mengalir ke dalam ginjal yang dapat menyebabkan penekanan yang akan menggelembungkan ginjal (hidronefrosis) dan yang pada akhirnya menimbulkan hal yang sangat fatal pada kerusakan ginjal atau terjadi gagal ginjal awal.

Batu ginjal terdiri dari : kalsium, oksalat, dan phosphate.

Sebab umum dari timbulnya batu ginjal, yakni :

1. Kurangnya konsumsi air putih sehingga sistem metabolisme tubuh tidak berjalan secara optimal. Ginjal memerlukan cairan dalam jumlah yang cukup banyak untuk membantu mengurai zat-zat yang masuk dalam tubuh.

2. Banyaknya kadar asam urat berlebih di dalam tubuh.

3. Infeksi yang terjadi di dalam organ ginjal yang membentuk batu ginjal

4. Faktor keturunan yang juga memainkan peranan dari timbulnya

b. Infeksi Saluran Kencing

Infeksi saluran kemih merupakan jenis infeksi yang sangat umum terjadi pada banyak orang. Infeksi saluran kencing juga dapat terjadi di saluran ginjal (ureter), kandung kemih (bladder) atau saluran kencing bagian luar (uretra). Penyebab utama dari infeksi saluran kencing adalah bakteri Escherichia coli (E.coli) yang hidup pada kotoran dan usus manusia.

Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kencing banyak mendera pada wanita, karena organ intim wanita lebih rentan terhadap serangan kuman dan bakteri dibanding dengan pria. Sebaliknya, infeksi saluran kencing dapat menyebabkan timbulnya batu pada saluran kemih maupun pada saluran ginjal.

Mikroorganisme lain yang bernama Klamidia dan Mikoplasma juga dapat menyebabkan ISK pada laki-laki maupun perempuan, tetapi cenderung hanya di uretra dan sistem reproduksi. Berbeda dengan bakteri E coli, kedua bakteri tersebut dapat ditularkan secara seksual sehingga penanganannya harus bersamaan pada suami dan istri.

Gejala infeksi saluran kemih :

- Sakit pada saat atau setelah kencing
- Anyang-anyangan (ingin kencing, tetapi tidak ada atau sedikit air seni yang keluar)
- Warna air seni kental/pekat seperti air teh, kadang kemerahan bila ada darah
- Nyeri pada pinggang
- Demam atau menggigil, yang dapat menandakan infeksi telah mencapai ginjal (diiringi rasa nyeri di sisi bawah belakang rusuk, mual atau muntah)

c. Batu Empedu

Batu empedu merupakan timbunan kristal di dalam kandung empedu atau di dalam saluan empedu. Batu yang ditemukan di dalam kandung empedu disebut kolelitiasis, sedangkan batu di dalam saluran empedu disebut koledokolitiasis.

Penyebab dari timbulnya batu empedu yang kebanyakan terjadi wanita umumnya ditimbulkan oleh faktor penyebab, seperti :

- usia lanjut
- kegemukan (obesitas)
- diet tinggi lemak
- faktor keturunan.

Batu empedu terbentuk dari komponen kolesterol yang berlebih dalam tubuh dan sebagian kecil dikombinasikan oleh garam kalsium. Penyakit kolesterol juga dapat memicu timbulnya batu empedu karena cairan empedu terbentuk oleh kandungan kolesterol yang menetap dalam tubuh dan kolesterol yang berlebih yang tidak mampu keluar dan kemudian membentuk endapan di luar empedu.

Batu empedu terbentuk di dalam kandung empedu dan sebagian besar batu yang terdapat di saluran empedu berasal dari kandung empedu.

Sakit Batu Empedu

Batu empedu di dalam saluran empedu bisa mengakibatkan infeksi hebat saluran empedu (kolangitis), infeksi pankreas (pankreatitis) atau infeksi hati. Jika saluran empedu tersumbat, maka bakteri akan tumbuh dan dengan segera menimbulkan infeksi di dalam saluran. Bakteri bisa menyebar melalui aliran darah dan menyebabkan infeksi di bagian tubuh lainnya.

Gejala yang dialami oleh beberapa orang yang mengalami batu empedu

Sebagian besar batu empedu dalam jangka waktu yang lama tidak menimbulkan gejala, terutama bila batu menetap di kandung empedu. Terkadang batu yang besar secara bertahap akan mengikis dinding kandung empedu dan masuk ke usus halus atau usus besar, dan menyebabkan penyumbatan usus (ileus batu empedu).

Apabila batu empedu secara tiba-tiba menyumbat saluran empedu akan mengalami rasa nyeri. Namun rasa nyeri tersebut terkadang hilang dan timbul yang disebut dengan nyeri kolik. Rasa nyeri tersebut bersifat tajam dan dapat berlangsung selama beberapa jam. Bagian tubuh yang merasakan nyeri berbeda-beda tempat, bagian tubuh yang paking sering merasakan nyeri adalah perut bagian atas sebelah kanan dan dapat menjalar hingga ke bahu kanan.

Beberapa diantaranya yang mengalami rasa nyeri yang begitu hebat disertai dengan rasa mual ingin muntah. Jika infeksi yang terjadi secara bersamaan dengan penyumbatan saluran yang terjadi di kandung empedu akan menyebabkan demam, badan menggigill dan sakit kuning (jaundice).

Mengenal Tumbuhan Kumis Kucing Dan Manfaatnya Sebagai Obat

Nama tanaman : Kumis kucing ( Orthosipon Spp )
Nama Latin dari Kumis Kucing : Tagets Erecta, L
Nama Lokal : Bunga Tahi Kotok, Bunga Tai Ayam ( Indonesia ) Oeillet d’inde ( Perancis ), Marigold ( Inggris ) Ades, Afrikaantjes, Wan Shou Ju ( China )

Kumis kucing ( Orthosipon Spp ) merupakan jenis kelompok dalam tanaman hias, tetapi sebenarnya tanaman ini bisa dijadikan sebagai tanaman obat keluarga. Menurut penelitian tanaman kumis kucing ini sangat banyak memberi manfaat, sehingga banyak diminati di berbagai negara, khasiat kumis kucing untuk membantu menyembuhkan berbagai keluhan organ saluran reproduksi seperti infeksi kandung kemih, batu dalam kandung kemih, bengkak kandung kemih, kencing batu, batu kandung empedu, encok, infeksi saluran kencing hingga keputihan.

Saat ini Indonesia merupakan Negara terbesar pengekspor tanaman Kumis Kucing, yakni 50 ton/bulan ke berbagai negara tujuan, seperti Malaysia, Vietnam dll.

Kumis kucing ( Orthosipon Spp ) merupakan tanaman obat yang berasal dari wilayah Afrika tropis, kemudian menyebar ke wilayah Asia dan Asutralia. Tanaman ini dikenal dengan berbagai istilah seperti kidney tea plantes (Inggris). Daun kumis kucing basah maupun kering digunakan sebagai bahan obat-obatan. Di Indonesia, daun yang kering dipakai sebagai obat yang memperlancara pengeluaran air seni (diuretik) sedangkan di India untuk mengobati rematik.

Kumis kucing bersifat antiradang dan memperlancar air seni. Kandungan ortosifonin dan garam kalium (terutama pada daunnya) merupakan komponen utama yang membantu larutnya asam urat, fosfat dan oksalat dalam tubuh manusia, terutama dalam kandunga kemih, empedu, maupun ginjal sehingga dapat mencegah terjadinya endapan batu ginjal.

Kalium pada kumis kucing berkhasiat untuk diuetik dan pelarut batu saluran kencing, sedangkan sinensetin berkhasiat antibakteri. Kandungan saponin dan tanin pada daun itu juga bisa mengobati keputihan.

Senyawa Aktif yang terkandung dalam tumbuhan Kumis Kucing :

Genkosid orthosifonin, Zat lemak, Minyak atsiri, Minyak lemak, Saponin, Sapofonin, Garam kalium

Berikut ini adalah beberapa manfaat tanaman Kumis Kucing, yang dijadikan sebagai obat :

1. Memperlancar pengeluaran air kemih ( Diuretik )
2. Rematik
3. Batuk
4. Encok
5. Masuk Angin
6. Sembelit
7. Sakit Pinggang
8. Radang Ginjal
9. Batu Ginjal
10. Kencing Manis
11. Albuminuria
12. Syphilis
13. Hipertensi

 

Komposisi Utama Kapsul Kumis Kucing :

- 100 % Serbuk Daun Kumis Kucing

Petunjuk Pemakaian Kapsul Kumis Kucing :

- Pengobatan : 2 kapsul per hari sesudah makan

- Pencegahan : 1 kapsul per hari sesudah makan

Saran Penyimpanan :

Simpan ditempat sejuk dan hindari dari sinar matahari langsung

Kumis kucing Dr. Liza terbuat dari daun kumis kucing pilihan yang dikeringkan dengan metode pengeringan yang menggunakan suhu rendah dan metode pengkapsulan modern.

Produk ini tidak memiliki efek samping apabila dikonsumsi sesusi dosis yang dianjurkan. Tidak ada jangka waktu pengkonsumsian karena bisa digunakan untuk mencegah timbulnya beberapa penyakit yang berhubungan dengan sekresi air seni.

TESTIMONI KUMIS KUCING

testimoni-kumis-kucing-1

testimoni-kumis-kucing-2

Cara Pemesanan Kapsul Kumis Kucing
Obat Herbal Alami
Membantu Meluruhkan Batu Urine, Batu Empedu, Mencegah Pengendapan Batu Ginjal
Serta Mengatasi Radang Saluran Kemih, Anyang Anyangan

1 Botol Kapsul Kumis Kucing Isi 45 Kapsul = Rp.95.000

Cara Pemesanan : SMS ke 0878-8856-6863, tuliskan : Pesan Kapsul Kumis Kucing, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Contoh SMS :
Pesan Kapsul Kumis Kucing, 3 Botol, Bpk. Hendry, Jl. Damar IV No. 10 Padang 25116

Dan Kami akan membalas sms Anda untuk Data transfer dan konfirmasi Pengirirman Paket Kapsul Kumis Kucing ke Anda.

Comments are closed.